Tingkatkan Kemampuan Yang Merata Dalam Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Kota Sawahlunto Gelar Kegiatan Simulasi Proses Penanganan Pelanggaran
|
Sawahlunto, Jumat 26 September 2025 || #sahabatbawaslu hari ini Bawaslu Kota Sawahlunto gelar kegiatan RDK Proses Penanganan Pelanggaran sekaligus simulasi penerimaan laporan.
Rinaldi Aulia (Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sumatera Barat) dalam sambutannya mengatakan, terkait dalam proses penanganan pelanggaran, semua jajaran sekretariat harus terlibat dan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekretariat yang membidangi penanganan pelanggaran saja, dan kita harus meningkatkan kemampuan terhadap aturan-aturan yang ada.
Selanjutnya Vifner (Koordinator Divisi Penanganan Pelanggara, Data dan informasi Bawaslu Provinsi Sumatera Barat) mengatakan bahwasanya kegiatan ini kita lakukan diharapkan dapat meningkatkan kepampuan dan pengayaan kita dalam penanganan pelanggaran, dalam tahapan tertentu kita diminta untuk melakukan pengawasan secara langsung, hal itu sejalan dengan Undang-Undang Nomor 7 yang menjelaskan bahwa Bawaslu Kabupaten/Kota melakukan pengawasan, pencegahan dan penindakan.
Setiap tahapan yang kita awasi tersebut terdapat proses penting yang harus kita lakukan, yaitunya penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa.
Berkaitan dengan pelanggaran Pemilu yang dapat menentukan hidup orang banyak, kita harus menjalankannya dengan provesional dengan segala keterbatasan Bawaslu, seperti keterbatasan latar belakang disiplin ilmu dan pembagian kerja terhadap sumberdaya yang ada. Oleh karena itu kita sebagai pengawas pemilu dalam menjalankan fungsi penegakan hukum Pemilu kita harus meningkatkan pengetahuan, agar jika sewaktu waktu dibutuhkan, kerja pelayanan publik dalam penegakan hukum Pemilu dapat terlaksana dengan baik dan profesional serta siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.
Pelaksanaan simulasi yang dilakukan hari ini seharusnya dilakukan oleh selain sekretariat yang membidangi penanganan pelanggaran, karena mereka sudah terbiasa.
Pada sesi akhir kegiatan dilakukan evaluasi terhadap simulasi penerimaan laporan.
