Lompat ke isi utama

Berita

Optimalisasi Kehumasan Sebagai Wujud Persiapan Pengawasan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024

Konsolnas Humas 21 April 2024

Bawaslu Kota Sawahlunto hadiri Rapat Konsolidasi Nasional Strategi Komunikasi Humas menghadapi Pemilihan Serentak Tahun 2024

Jakarta, Bawaslu Kota Sawahlunto hadiri Rapat Konsolidasi Nasional Strategi Komunikasi Humas menghadapi Pemilihan Serentak Tahun 2024 sekaligus puncak Perayaan HUT Bawaslu ke 16.

Anggota Bawaslu @lollysaja menyatakan, dalam Pilkada 2024 peran jajaran humas Bawaslu harus lebih sigap dalam menyampaikan informasi kepada publik. Dia berharap humas dapat memberikan hati dan rasa ketika melakukan setiap tugas.

Lolly meminta dalam menciptakan bentuk informasi kepada publik, humas tidak takut dalam berkreativitas, perlu ada keberanian untuk berbeda dan butuh inovasi. Dalam kehumasan, tambah Lolly, humas Bawaslu tidak boleh alergi terhadap perbedaan sebab itulah bentuk dari kelenturan.

"Humas itu harus kuat dalam bentuk pemberitaan publikasi memberikan informasi, dia harus kuat pesannya. Lalu menguatkan satu sama lain yang memberi pesan, dengan masyarakan yang diberi pesan, dengan insan jurnalis jembatan kita dengan masyarakat," jelas Kordiv Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu tersebut.

Dalam kesempatan ini, Anggota Bawaslu Totok Hariyono mengatakan menuju pilkada harus banyak belajar dari pengalaman. Dia meminta humas Bawaslu di jajaran provinsi hingga kabupaten/kota ikut membantu kerja-kerja pengawasan lewat informasi yang informatif, insipiratif serta edukatif.

"Jadi humas bentuk aktualisasi kita membina hubungan dengan segala macam stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk satu tujuan menegakkan keadilan pemilu," tegas Totok.

Maka Totok meminta humas harus dapat menarasikan secara informatif dan mendidik. Sebab dia melihat tanpa narasi konstruktif tentu Bawaslu bisa saja tidak dikenal.

"Bawaslu harus hadir tidak mendengarkan katanya katanya, tanpa kita mampu bertindak. Ayo kita lakukan yang terbaik pemilu dan pilkada setelah itu selesai berkarya lebih baik," ucap Kordiv Hukum dan Sengketa Bawaslu ini.


 

Penulis dan Foto : imelza
Editor : yefin asbram