Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)
|
Sawahlunto, Senin 27 Juli 2026 || #sahabatbawaslu Bawaslu Kota Sawahlunto menggelar rapat persiapan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai langkah awal dalam memperkuat peran masyarakat dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu. Rapat yang dipimpin oleh Febriboy Arnendra tersebut membahas berbagai aspek teknis dan substansi pelaksanaan kegiatan agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi publik dalam pengawasan demokrasi.
Pada tahun 2026, Pendidikan Pengawas Partisipatif mengusung tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat". Tema ini mencerminkan komitmen Bawaslu untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tidak hanya memahami pentingnya pengawasan pemilu, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga integritas setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu 2029.
Dalam rapat tersebut, jajaran Bawaslu Kota Sawahlunto membahas materi pembelajaran, sasaran peserta, metode pelaksanaan, pembagian tugas kepanitiaan, hingga strategi pelibatan berbagai elemen masyarakat. Pendidikan Pengawas Partisipatif diharapkan mampu melahirkan agen-agen pengawas partisipatif yang memiliki pemahaman terhadap regulasi kepemiluan, mampu mendeteksi potensi pelanggaran, serta menjadi mitra strategis Bawaslu dalam mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Selain sebagai wadah peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam membangun budaya pengawasan partisipatif yang berkelanjutan. Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan penyelenggaraan pemilu yang transparan, akuntabel, serta mendapat kepercayaan publik.
Melalui rapat persiapan ini, Bawaslu Kota Sawahlunto menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Pendidikan Pengawas Partisipatif yang tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan praktis dalam melakukan pengawasan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, semangat "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat" dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia.
Penulis dan Foto: Bram
Editor: Bram