Kelompok Tani Desa Taratak Bancah Menjadi Mitra Strategis Bawaslu Kota Sawahlunto
|
Sawahlunto, Jumat 31 Juli 2026 || #sahabatbawaslu pengawasan partisipatif merupakan salah satu strategi utama Bawaslu dalam mewujudkan pemilu dan pemilihan yang demokratis, berintegritas, serta berkeadilan. Dalam upaya memperluas keterlibatan masyarakat, Bawaslu Kota Sawahlunto terus membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, salah satunya Kelompok Tani di Desa Taratak Bancah.
Kemitraan ini menjadi langkah nyata Bawaslu Kota Sawahlunto dalam menghadirkan pengawasan pemilu yang tidak hanya dilakukan oleh lembaga pengawas, tetapi juga melibatkan masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi. Kelompok tani dinilai memiliki potensi besar sebagai agen pengawasan karena memiliki jaringan sosial yang kuat, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, dan tersebar hingga tingkat desa.
Anggota Bawaslu Kota Sawahlunto, Febriboy Arnendra sekaligus Koordinator Divis Hukum Pencegahan, Parmas dan Humas dalam pemaparannya menyampaikan bahwa pengawasan partisipatif merupakan amanat Undang-Undang yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut mengawasi seluruh tahapan pemilu dan pemilihan.
"Bawaslu tidak dapat bekerja sendiri. Pengawasan yang efektif membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kelompok tani menjadi salah satu mitra strategis karena memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mampu menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga integritas pemilu maupun pemilihan," ujarnya.
Selanjutnya Mitsu Pardede selaku koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa dalam pemaparannya menyampaikan bahwasanya melalui kolaborasi tersebut, Bawaslu Kota Sawahlunto memberikan pemahaman kepada anggota kelompok tani mengenai bentuk-bentuk pelanggaran yang berpotensi terjadi selama tahapan pemilu dan pemilihan, seperti politik uang, penyalahgunaan fasilitas negara, kampanye di luar ketentuan, penyebaran informasi hoaks, hingga pelanggaran netralitas aparatur sipil negara. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme penyampaian informasi awal maupun laporan apabila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan.
Melalui sinergi diharapkan kualitas demokrasi di Kota Sawahlunto semakin meningkat.
Penulis dan Foto: Bram
Editor: Bram